Inovasi Gila DPPKB Bolmong! Ubah Total Cara Akses Layanan KB Gratis

Poster promosi aplikasi SIKAT milik DPPKB Kabupaten Bolaang Mongondow dengan tampilan smartphone layanan KB gratis digital serta foto Julin Papuling sebagai Kepala DPPKB Bolmong.
DPPKB Bolaang Mongondow segera meluncurkan aplikasi SIKAT untuk mempermudah layanan KB gratis, edukasi kesehatan, dan pengingat kontrasepsi digital bagi masyarakat.

Bolaang Mongondow – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik berbasis digital dan mudah diakses masyarakat.

Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui inovasi terbaru Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Bolmong dengan menghadirkan aplikasi Sistem Informasi Keluarga Aman Terencana (SIKAT).

Aplikasi yang segera diluncurkan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap Visi Juara (Maju dan Sejahtera) yang diusung Bupati Bolaang Mongondow dalam mendorong pelayanan publik modern, cepat, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan keluarga berencana (KB) secara cepat, aman, dan gratis melalui perangkat smartphone.

Masyarakat nantinya dapat melakukan pemesanan alat kontrasepsi secara online tanpa repot-repot harus datang langsung ke fasilitas kesehatan hanya untuk mengambil antrean.

Kepala Dinas PPKB Kabupaten Bolaang Mongondow Julin Papuling menjelaskan bahwa aplikasi ini dibuat untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya perencanaan keluarga yang sehat dan terarah.

“Melalui Sistem Informasi Keluarga Aman Terencana, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan KB yang lebih mudah, praktis, dan gratis. Ini juga menjadi langkah modernisasi pelayanan DPPKB agar lebih cepat dan efisien,” ujarnya.

Sistem yang sedang kami kembangkan ini juga memungkinkan masyarakat  memilih metode penerimaan, baik pengambilan langsung di fasilitas kesehatan maupun pengantaran oleh petugas.

Jenis kontrasepsi yang tersedia di dalam aplikasi cukup beragam, mencakup pil KB, suntik KB, implan, IUD atau spiral, kondom, hingga layanan vasektomi dan tubektomi sesuai kebutuhan dan rekomendasi tenaga kesehatan.

Terpisah, Kepala bidang pengendalian penduduk, sofyanto menjelaskan bahwa salah satu keunggulan  aplikasi ini adalah  fitur pengingat otomatis untuk jadwal suntik KB dan masa penggunaan implan. Fitur ini diharapkan membantu masyarakat menjaga ketepatan penggunaan kontrasepsi sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan keluarga.

DPPKB Bolaang Mongondow memastikan seluruh layanan dalam aplikasi ini tidak dipungut biaya alias gratis. Produk kontrasepsi  yang tersedia berasal dari fasilitas kesehatan dan program pemerintah sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya secara gratis sesuai prosedur yang berlaku.

Rencananya, aplikasi ini akan kami tayangkan melalui playstore sehingga masyarakat akan mudah untuk mengkasesnya secara langsung.

Dengan hadirnya inovasi digital ini, kami berharap  pelayanan keluarga berencana semakin mudah dijangkau masyarakat sehingga terwujud masyarakat yang sehat, mandiri, maju, dan sejahtera sesuai semangat Visi Juara.

Pos terkait