Ketua Kartika Chandra Kirana Dandim 1303 Bolaang Mongondow Kunjungi LKS Morobayat, Jajaki Kerja Sama Pelatihan Serat Nenas

Ketua Chandra Kirana Dandim 1303 Bolaang Mongondow Irene Manashe Lomo bersama pengurus LKS Morobayat di Sentra Serat Nenas Totatex
Ketua Chandra Kirana Dandim 1303 Bolaang Mongondow, Irene Manashe Lomo, bersama pengurus LKS Morobayat saat melakukan kunjungan ke Sentra Serat Nenas Totatex dalam rangka penjajakan kerja sama pelatihan serat nenas, 10 September 2026.

Bolaang Mongondow, 10 September 2026 — Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Dandim 1303 Bolaang Mongondow, Ibu Irene Manashe Lomo bersama rombongan, melakukan kunjungan ke Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Morobayat pada Kamis, 10 September 2026. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program kerja Persit Kartika Chandra kirana  Cabang XV  Bolaang Mongondow.

Ya, kami memiliki program kerja peningkatan keterampilan kreatif  yang memang khusus untuk para istri tentara ujarnya sehingga itu kunjungan ini sebenarnya tindak lanjut dari program kerja yang ada.

Dalam kunjungan tersebut, Ibu Irene Manashe Lomo melihat secara langsung aktivitas  anggota LKS Morobayat kembangkan, khususnya dalam pemanfaatan bahan lokal untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai tambah.

Salah satu hal yang menjadi perhatian beliau dalam pertemuan tersebut adalah potensi pengembangan serat nenas. Diungkapkan olehnya niat untuk mengadakan  pelatihan dan pendampingan untuk mengolah serat  nenas  menjadi berbagai produk kerajinan.

Penjajakan kerja sama ini   menjadi langkah awal untuk menghadirkan kegiatan pelatihan yang  mampu memberikan keterampilan baru pada anggota persit.

LKS Morobayat menyambut baik kunjungan dan rencana kerja sama tersebut termasuk sinergi  Chandra Kirana Dandim 1303 Bolaang Mongondow. Ketua LKS Sofyanto mengaku sinergi ini memperluas dukungan terhadap program pemberdayaan masyarakat yang menjadi bagian dari perhatian LKS Morobayat.

Ketua Persit mengaku pertemuan tersebut membahas kemungkinan bentuk pelatihan, pendampingan, serta pengembangan produk berbasis serat nenas. Kerja sama ini  nantinya kami arahkan pada peningkatan keterampilan anggota persit ujarnya.

Pemanfaatan serat nenas juga   memiliki potensi strategis karena mengangkat sumber daya yang tersedia di lingkungan masyarakat. Dengan keterampilan pengolahan yang memadai, maka akan berpeluang menjadi produk kreatif yang berpotensi memberikan tambahan nilai ekonomi.

Kunjungan Ibu Irene Manashe Lomo ke LKS Morobayat juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat. Kerja sama lintas lembaga akan dapat menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung khususnya para istri tentara.

LKS Morobayat berharap penjajakan kerja sama tersebut dapat berlanjut melalui pembahasan teknis dan pelaksanaan pelatihan serat nenas pada waktu mendatang. Dengan kolaborasi yang baik, kegiatan tersebut dapat berkembang menjadi kegiatan produktif yang memberikan manfaat nyata tak terkecuali juga bagi masyarakat

Pos terkait